4 Teknik Closing Yang Jarang Diketahui Online Shop Pemula (Di Jamin Omset Naik !)


Di tulisan kali ini, aku mau share pengalaman aku selama terjun di dunia online shop. Cara closing setiap orang beda beda ya darling, kalo aku lebih ke kalimat saat balas chat customer. Ada 4 tips dari aku, silahkan di baca :)
  • Gunakan Bahasa yang Menarik

Jika kalian memiliki akun jualan, jangan gunakan bahasa yang sering kalian gunakan (kecuali kalian sudah kenal dengan akun yang bersangkutan). Contoh : Mana yang kalian pilih ketika ada yang bertanya lewat DM Instagram :

1.       Customer    : Brp ini mba ?

Onlineshop : 20 ribu mba.

2.       Customer    : Brp ini mba ?

Onlineshop : Hallo Kak Ratih (Misal nama akun nya Ratih) Boneka ini harga nya 20 ribu aja kak, ada warna pink dan hijau. Kakak mau yang mana?

                Tentu saja menarik yang kedua kan? Customer juga akan merasa lebih berkesan karena menyebutkan nama (Ilmu psikologi marketing).

  • Akhiri dengan Kalimat Penekanan.

Komunikasi dengan customer akan berakhir sia-sia kalo kamu ga gunakan kalimat sakti ini. Kenapa? Karena kamu akan kehilangan satu kesempatan closing padahal si customer sudah tertarik buat beli produk kamu. Seperti contoh yang aku sebutkan di atas :

Customer    : Brp ini mba ?

Onlineshop : Hallo Kak Ratih (Misal nama akun nya Ratih) Boneka ini harga nya 20 ribu aja kak, ada warna pink dan hijau. Kakak mau yang mana?

Ini adalah contoh kalimat penekanan untuk meyakinkan calon customer. Ga jarang sih, kita udah ketik panjang-panjang tapi di read aja. Kalian bisa chat ulang dengan kalimat seperti ini “Hallo Kak Ratih, produk yang kk tanyakan tadi tinggal tersisa 1 item, kalo kk mau biar kami keep karena ga bakal ready stock lagi”. Aku udah survei, 90% bakal di balas dan closing. Terlepas dari alasan apakah produk memang benar tinggal 1 pcs atau tidak akan ready stock lagi memang benar adanya atau tidak, ya namanya teknik jualan wkwkw.

  • Cross Selling

Kalo produk yang kalian jual tidak hanya 1 item dan si customer udah fix mau beli, kalian bisa tawarkan produk yang lain. 90 % teknik ini ampuh buat nambah omset di online shop kalian. Kalian bisa bilang gini “Oke, boneka warna pink 1 total Rp 20.000,- ga sekalian pita nya kak? Murah loh cuman Rp 10.000,- aja” dan sebagainya dan sebagainya.

 

Dan tanpa kalian sadari, teknik cross selling ini sering digunakan di pusat perbelanjaan besar. Contoh kecil di Indomaret, kalian pasti sering kan ditawarin buat isi pulsa atau tarik tunai di Indomaret sm mba mba atau mas mas kasir. Iya itu buat nambah kontribusi margin perusahaan.

  • Tawarkan Fasilitas

Fasilitas ga mesti mewah – mewah kok. Di dunia yang serba mudah ini, layanan gratis ongkir sangat diminati customer. Kalian bisa bilang gini “Ga sekalian ambil 3 pcs kak? Kalo ambil 3 pcs kita free pengantaran loh” atau “Ga sekalian ambil 3 kak? Kalo kk ambil 3 kita kasih discount 10k, jadi kk cukup bayar 120 k aja”. Dan masih banyaj improvisasi yang lain tergantung jenis online shop kalian.

 

Sekian tips dan trik closing dari aku, semoga membantu. Semangat jualan yaa, yang lagi merintis. Inget Harland Sanders (Pendiri KFC) aja sampe ribuan kali door to door buat jualan ayam goreng bikinan dia sampe akhirnya di usia nya yang 60 tahun, dia sukses usaha ayam Kentucky Fried Chicken (KFC) makanya logo KFC Bapak tua udah jenggotan. Nah kamu yang masih kuat, waktu nya masih banyak. Ayok semangat jualan, kita bantu perekonomian Indonesia supaya cepet pulih biar ga Resesi (sedih sebenernya).

 

Akhir kata semoga membantu, dan jangan lupa di terapkan. Kalo ada yang mau request tips closing lainnya, tinggalkan komentar di bawah ya gengsss. J

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

MANJAKANI SR 12 || KEPUTIHAN BAY BAYYYYYYY

CERITAKU 15 HARI POSITIF COVID (HAMIL ANAK PERTAMA 6 BULAN)